Label

Senin, 01 Mei 2017

Mengamankan HP Android dari Pencuri

Kehilangan handphone menjadi hal yang sangat menjengkelkan bagi pemiliknya. Kehilangan handphone sama saja dengan kehilangan data pribadi. Mereka khawatir bahwa data sensitif mereka akan tersebar online. Hal ini yang sangat ditakutkan oleh para pemilik handphone.

Lalu bagaimana cara melindungi handphone dan data kita agar aman dari penyalahgunaan oleh pencuri?

Berikut beberapa tips yang akan saya sampaikan.

  • Amankan HP dengan password, pin ataupun pola pada kunci layar

Ini sangat penting bagi pemilik handphone untuk memberikan pengamanan di kunci layar. Hal ini akan meminimalisasi dari usaha factory reset atau kembali ke pengaturan pabrik yang dilakukan pencuri di mana semua data akan hilang dan handphone tidak akan bisa dilacak lagi. Beberapa tipe handphone seperti Xiaomi akan meminta password Akun Mi ketika akan melukan factory reset. Namun, kebanyakan handphone tidak ada fasilitas memasukkan password sebelum di-reset.

  • Aktifkan Android Device Manager

Semua handphone android memiliki fitur tersebut. Ketika fitur ini aktif maka kita bisa mengendalikan handphone kita dari jarak jauh. Kita bisa mengunci handphone, melacak, atau bahkan menghapus data yang ada di handphone agar tidak disalahgunakan oleh pencuri. 

Biasanya fitur ini akan otomatis aktif ketika kita pertama kali log in akun Google di handphone kita. Tetapi jika belum aktif, anda bisa mengaktifkannya di bagian Privacy lalu Device Administrators

  • Selalu Aktifkan GPS

GPS merupakan bagian terpenting untuk dapat melakukan pelacakan handphone. Android Device Manager akan bisa melacak handphone ketika GPS dalam keadaan aktif. Dan jangan lupa untuk mengatur Location di bagian Privacy. Ubah menjadi High accuracy untuk dapat menghasilkan pelacakan maksimal.

  • Kunci Setting

Dari semua penjelasan sebelumnya, semua bagian di atas terletak pada menu Setting. Jadi, ketika pencuri bisa mengakses menu ini, hilang sudah harapan kita untuk bisa menyelamatkan handphone maupun data kita. Oleh karena itu, kita harus mengunci menu Setting dengan menggunakan aplikasi pihak ke tiga. Biasanya aplikasinya terdapat embel-embel Applock. Untuk handphone Xiaomi, terdapat fitur kunci aplikasi di bagian aplikasi keamanan. Ketika Setting terkunci, kecil kemungkinan handphone bisa di-reset.

Demikian tips kali ini. Semoga kita bisa menjadi lebih perhatian terhadap keamanan handphone dan data kita. Pencegahan akan lebih baik sebelum semuanya terjadi. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar